Apilala juga manusia

Saya Apilala. Itu nama saya. Sehari-hari saya meracik ramuan sabar untuk diri saya sendiri. Sebab hidup ini terlalu perlu banyak bersabar. Kalau tidak, nanti bisa jadi berabe. Bisa-bisa ditempeleng orang kalo ga bisa sabar. Jadi, ramuan itu saya konsumsi sendiri karena harus dibuat dari bahan dasar, yaitu  hati kita sendiri. Dalam hal ini, saya meramu obat sabar dengan hati saya.

Saya Apilala. Sudah saya sebutkan tadi, bukan? Banyak ujian kesabaran yang harus saya jalani untuk mencapai hidup yang hakiki. Makin lama ramuan ini semakin sedikit karena bahan dasarnya terbatas. Kalau sampai ramuan ini habis, maka tenaga yang saya butuhkan harus lebih banyak lagi. Naluri dan otak harus bekerja harmonis agar mampu mengalahkan emosi.

Sudah saya sebutkan sebelumnya. Nama saya Apilala. Jika hati dan otak tidak bisa harmonis, maka tenaga terakhir yang bisa digunakan hanyalah ikhlas. Tapi ilmu ini sungguh sulit dilakukan. Harus ada dukungan dari rohani. Tapi kadang rohani suka bersembunyi.

Apa perlu saya katakan bahwa nama saya Apilala? Jika saya disakiti, dikhianati, didustai seseorang tapi saya masih punya seteguk kesabaran, maka orang itu pasti masih bisa tertawa. Setidaknya tersenyum. Saya takut jika mereka menguji ramuan kesabaran saya yang sudah tidak ada lagi, mereka akan kena murka. Tapi saya masih punya naluri dan otak untuk menahan emosi yang hampir meluap. Tapi saya harus berjaga-jaga. Butuh tenaga ekstra untuk menemukan rohani agar bisa ikhlas.

Lalu, jika semua itu tidak bisa saya tangani, saya hanya menghela nafas. Berkali-kali. Cukup kok untuk melonggarkan rongga paru-paru yang telah dipenuhi oleh berjuta emosi.

Nama saya Apilala. Dan saya tidak tahu kenapa nama saya Apilala.

Jika mereka bisa melakukan apa yang telah meraka lakukan kepada saya, biarlah mereka tertawa. Apilala akan tetap meracik ramuan sabar. Tapi apabila menghela nafas saja tidak cukup, jangan salahkan Apilala jika kena siram dengan cairan amarah yaaa,,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s