silsilah titik-titik di bawah ini

Entah dapet ide dari mana, tapi tulisan ini hanya sekedar iseng belaka kok. Berawal dari sebuah status di jaringan sosia milik teman saya yang bertuliskan bahwa teman saya itu merasa repot dengan jumlah adik kecilnya yang terdapat di dalam keluarganya. Lalu, saya memikirkan jumlah anak-anak yang usianya 0-12 tahun yang masih menjadi bagian dari keluarga besar saya.

Mulai ngaco dan mari kita luruskan. Begini. Saya termasuk orang yang sangat bahagia karena memiliki jumlah keluarga yang tak terkira. Mohon izin kepada penghuni facebook semua. Saya kan menuliskan keluarga besar dimana saya telah besar di dalam rengkuhan kasih sayang.

Tentunya saya lahir dari perpaduan dua keluarga yang disatukan dalam mahligai pernikahan (ahaaaay). Secara alfabetis, huruf H mendahului huruf N. Karena alasan tersebut saya akan memulai menulis garis keturunan bagian H dulu. Permisi. Sebelumnya, mohon maaf apabila terjadi kesalahan penulisan.

H adalah hurup pertama nama ayah saya. Hendi Setyawan. Ayah saya adalah anak kedua dari enam bersaudara. Ibu yang melahirkan ayah saya (nenek) bernama Hj. Suhanah (mamih). Anak pertama dari nenek saya tersebut bernama Yudi Setyadi. Saya memanggilnya dengan sebutan Wa’ Yudi (kakak dari ayah saya). Beliau menikah dengan Bude Yani. Kemudian, adik dari ayah saya adalah Bibi Neni. Anak ketiga dari nenek saya tersebut memiliki dua anak yaitu Aa Egi (yang kini telah menikah dengan Uni Rini dan akan segera memiliki junior) dan Tomi. Kemudian eh kemudaian, anak ke empat dari bagian ini adalah Mang Hera yang menikah dengan Tante Etty dan memiliki dua orang jagoan, Arya dan Raka a.k.a Dede Alpin. Anak-anak tersebut masih berusia dibawah 12 tahun. Adik dari Mamang Hera atau anak kelima adalah Mang Asep yang juga sudah menikah dengan Tante Farah dan dikaruniai seorang jagoan bernama Arza yang usianya masih dibawah 12 tahun. Terakhir, anak bungsu dari enam bersaudara adalah Bi Gita.

Oiya, kubu keluarga Suhanah punya additional player, yaitu Wa’ Yati yang bersuamikan Wa’ Nano. Sama seperti mamih, keluarga wa yati dan wa nano diramaikan oleh enam orang personil. Yang pertama adalah Kak Deti yang menikah dengan Oom Towi dan dikaruniai tiga orang anak yaitu Sandra, Aya, dan Satria yang usia masing-masing masih dibawah 12 tahun. Kemudian, ada Bang Leo yang menikah dengan Kak Nisa dan dikaruniai 3 orang anak yang masih dibawah 12 tahun, Zidane, Ratu, dan Bima. Ada pula anak ketiga yang bernama Bang Adi yang memiliki isteri Kak Nining. Pasangan ini dikaruniai 3 orang anak yang usianya masih dibawah 12 tahun, Prudence, Prince, dan Rajai. Lalu, Kak Nila yang menikah dengan Kak Puji dan memiliki baita bernama Alniji. Anak bungsu dari pasangan additional player adalah Ulan.

Sebagian orang mungkin menganggap tulisan saya sangat tidak penting, tapi menyusun nama-nama keluarga yang personilnya sebanyak ini bukan perkara mudah.

Lalu, dimana saya dan adik-adik saya berada? Saya dan kedua adik saya, Ndu dan Momo lahir dari rahim ibu saya bernama Nadya yang menikah dengan Hendi Setyawan, ayah saya. Ibu saya adalah anak kedua dari 8 bersaudara. Kakaknya bernama Oom Edi yang menikah dengan Bude Intan.alm (maap saya tidak hapal garis keluarga yang dibentuk oleh oom edi). Lanjut ya. Adik pertama dari ibu saya adalah Tek Iin. Adik Tek Iin bernama Tek Nina yang menikah dengan Ust.Ujang dan dikaruniai dua anak yang masih bersekolah di SD, Izam dan Madan. Kemudian ada Tek Ika yang menikah dengan Oom Herman dan memiliki dua orang anak Indra masih dibawah 12 tahun dan adiknya Jesika. Tek Ika punya adik, bernama Tek Eyet yang menikah dengan Oom Iwan dan memiliki dua anak laki-laki yaitu Izur yang belum genap 12 tahun dan Kosyi, sang adik. Kemudian anak ke-7dari nenek saya yang bernama Kasnah (emak) bernama Oom Ujang yang menikah dengan Tante Nur dan memiliki balita bernama Haura. Anak bungsu dari Emak adalah Uni Upik.

Semoga tidak ada yang terlewat. Hehe.

Dimana Ronggo a.k.a Mas Dimas? Mas Dimas itu terletak di.. sebelah rumah saya. Hmmm, Ibu mas dimas itu adik dari isterinya kakak ayah saya. Tidak ada pertanyaan kan?

Sekian dan terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s