Menjalani proses dari awal

Kemarin saya menghadiri acara peluncuran sebuah gadget Acara ini merupakan debut pertama saya untuk meliput acara dari kantor tempat bekerja. Sempat takut memasuki dunia baru karena belum tau situasi lapangan. Belum lagi ID card dan kartu nama yang masih dipending dari kantor.

Bermodal mental nekat dengan isi kepala yang seadanya, saya pun meluncur ke acara. Benar saja, semua wartawan yang ada memilki kartu nama. Saat mereka bertukar kartu nama, saya hanya menjanjikan akan memberikan secepatnya. Semua wartawan yang hadir di sana pun saling kenal dan saling bercerita tentang liputan yang sudah lewat. Saya pun cuek bebek karena mereka pun pernah menjadi saya: memulai segalanya dari langkah kecil, dari awal, dari pemula.

Pelajaran pertama yang saya dapat dari melihat situasi sebagai wartawan pemula: wartawan datang, isi buku tamu, dapat ID card, celingak-celinguk ngeliat apa yang harus saya lakukan setelah mengisi buku tamu. Setelah sempat berkenalan dan sedikit berbincang dengan salah satu wartawan, acara pun dimulai.

Perkenalan produk dilakukan di dalam bis. Kami (wartawan) dibagi ke dalam dua kelompok kecil. Saya kebagian di kabin depan yang ternyata narasumbernya adalah orang asing. Jelas, bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggirs yang casciscus dan wasweswos. Sudah dapat ditebak, saya hanya melongok dan ngomong dalam hati: “Mampus! Nih bule ganteng ngomong apaan”

Dengan berbekal bahasa inggris pasif yang seadanya, saya mengeluarkan ponsel dan menjalankan aplikasi word. Catet aja apa yg saya ngerti. Untuk langkah selanjutnya, saya minta nomer handphone wartawan tetangga. Saya sms dia untuk nanya-nanya apa yang ga tertera di selembaran yang saya dapat.

Ternyata menulis informasi yang saya dengar ke dalam tulisan yang dibatasi jumlah karakter itu tidak mudah. Ditambah, saya harus memposisikan diri. Di media apa saya bernaung sehingga bahasa yang saya gunakan pun harus disesuaikan.

Akhirnya, beritanya udah saya kasih redpel. Ngerjainnya? 3 jam. Hahaha..

PROFESIONAL berawal dari AMATIR

(sumber gambar: google)

terus berusha

Advertisements

2 thoughts on “Menjalani proses dari awal

  1. hahahahahahhaha….

    tetep semangat uni…
    *jgn lupa bawa kamus.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s