Batas

Saya kembali tersentil.

Peri itu: Bukan yang gendut. Bukan yang tidak punya senyuman maut. Bukan yang unik. Bukan yang tidak cantik. Bukan yang suka membuat kejutan. Bukan yang jauh di ujung. Bukan! Saya bukan sedang membicarakan diri saya. Saya tidak gendut, saya punya senyuman maut, saya unik, dan saya cantik. 😐 (hahaha! kedengeran getir kah? engga yeeee)

Seperti kupu-kupu yang gagal bermetamorfosis. Fase ini akan saya manipulasi agar terhenti.

Setiap orang pasti bermimpi. Tetapi tidak semua orang bangkit dan mewujudkan mimpinya menjadi nyata. Tapi kali ini saya tetap tidur. Karena dunia tidak seindah mimpi saya. Hahaha (minta banget dicengin nih).

Fernando, mari kita jalan-jalan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s