See You, My Brother

Tuhan, rasanya seperti kehilangan. Padahal dia tidak pergi kemana-mana. Hanya memilih jalannya sendiri untuk kehidupannya yang lebih baik. Sedih? Pasti! Bukan karena tidak rela dia maju. Tetapi karena takut kehilangan perhatian, tidak ada lagi teman yang bisa mendengarkan keluhan saya setiap hari dan memberikan opini objektif. Sesosok yang bisa membaca mood saya. Memperlakukan saya dengan inisiatifnya. Memposisikan saya sebagai seorang wanita. Seseorang yang menyimpan hampir seluruh catatan kehidupan saya.

I’ll miss you, my brother. Semoga kau mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Saya selalu mendukungmu dari sini. Remember, 70:30.. Haha. Sampai ketemu dilain waktu. ^^

Salam, virgo girl.

Advertisements

One thought on “See You, My Brother

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s