Udai Faisal, Bayi Yang Tak Mampu Menangis

Udai Faisal dan Ibunya

ACT – Ribuan kilometer dari ibu pertiwi, ada sebuah cerita nelangsa, tentang seorang bayi tak berdosa.

Di tengah serangan udara yang tak henti-hentinya menghujam, seorang bayi di Yaman lahir ke dunia. Bayi yang kemudian dinamai dengan Udai Faisal tersebut, tak pernah melihat kemakmuran sejak awal hidupnya.

Ditengah perang yang terus berkecamuk, ibu Udai, Intissar, serta suaminya, Faisal Ahmed, masih terus berjuang demi menghidupi anak-anak mereka. Tak hanya sampai di situ, kesulitan lain pun muncul. Air susu Intissar tiba-tiba kering lantaran kekurangan cairan..

Demi sang buah hati tercinta, Faisal berjuang mencari susu formula yang tak mudah didapatkan di daerah konflik seperti di negerinya. Sekali pun susu formula ditemukan, harganya tak mampu dipenuhi oleh Faisal dan istrinya. Akhirnya, kedua orangtua tersebut mengganti susu Udai dengan gula yang dicampur dengan air. Namun lagi-lagi kesulitan mendera, air bersih telah menjadi barang langka di Yaman.

Akibat kekurangan gizi akut, tubuh Udai semakin kurus hari ke hari. Kedua lengan dan tangannya bak tulang berselimut kulit. Sehingga ketika mata cekung bayi itu menatap, seolah-olah selang makanan menyedot wajah dan tubuhnya yang dibalut selimut. Cairan pada otaknya pun mengering. Menyebabkan Udai tak dapat memproduksi air mata lagi. Udai pun menjadi bayi yang tak mampu menangis..

Setelah memuntahkan cairan berwarna kuning, Udai akhirnya menutup mata selama-lamanya. Intissar, sang ibu menjerit pilu hingga pingsan. Intissar tak kuasa menahan kesedihan telah ditinggal anak bungsunya yang baru berusia 5 bulan tersebut.

Lebih dari 320.000 anak di Yaman tinggal di tempat-tempat yang berisiko gizi buruk. Bahkan sebelum perang pecah, sekitar 13 juta orang tak punya akses air bersih. Sekitar 82 persen penduduk Yaman bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.

Masih banyak bayi-bayi kekurangan gizi di seluruh dunia. Fakta itu mungkin tak pernah terpikirkan oleh kita, namun itulah realitas yang ada.

Selengkapnya :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10153529007768519&id=49951758518

Semoga, tidak ada lagi Udai Udai berikutnya..
#SaveHumanity

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s