Mutiara Qona’ah

Sikap qana’ah atau menerima apa adanya alias nrimo pada masalah kebendaan (duniawi) dalam kehidupan suami istri sangat dibutuhkan, terutama bagi seorang istri. Tanpa adanya sifat qana’ah, maka bisa dibayangkan bagaimana susahnya seorang suami. Setiap tiba di rumah, istri selalu mengeluh. “Sayang, kita belum punya ini. Belum punya itu. Bayar cicilan ini ya. Bayar cicilan itu. Aku mau mobil baru, dan lain-lainnya.”

Alhamdulillah kalau sang suami memiliki banyak harta, tapi kalau tidak berlebihan harta, maka yang terjadi adalah pertengkaran dan perselisihan. Suami dengan kedudukannya akan dipandang sebelah mata karena gaji yang kecil .Terkadang keluar keluhan bila suami orang lain bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar lalu bertanya kenapa suami sendiri tidak bisa seperti itu? Sungguh bahaya karena bisa membuat impian membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah warrahmah semakin jauh. Hati juga menjadi resah dan gundah lalu hilanglah rasa syukur, baik kepada suami maupun kepada Allah. Bila hal ini sudah menimpa pada seorang istri maka waspadalah. Sesungguhnya engkau telah membebani suamimu diluar kemampuannya.

Engkau telah membuatnya terlalu sibuk dengan dunia untuk memenuhi segala keinginanmu. Berapa banyak kaum suami yang rela menempuh jalan yang diharamkan Allah Ta’ala demi membahagiakan sang istri tercinta. Hanya demi ”senyuman sang istri”, suami rela menempuh jalan yang dimurkai-Nya. Wal’iyyadzu billah.

Duhai, para istri…engkau adalah sebaik-baik perhiasan diatas muka bumi ini bila engkau memahami dienmu. Maka jadilah wanita dan istri yang shalihah. Itu semua bisa dicapai bila engkau mampu mengendalikan hawa nafsumu. Tutuplah matamu bila engkau melihat sesuatu yang tidak mungkin bisa engkau raih. Lihatlah ke bawah, masih banyak yang lebih menderita dan lebih miskin hidupnya dibandingkan engkau. Jika demikian, maka akan kau temui dirimu menjadi orang yang mudah mensyukuri nikmat-Nya.

Sifat qana’ah ibarat mutiara yang terpendam di bawah laut. Barangsiapa yang bisa mengambilnya dan memilikinya, maka beruntunglah ia. Seorang istri yang memiliki sifat qana’ah ini maka dapat membawa ketentraman dan kedamaian dalam rumah tangganya. Suami merasa sejuk berdampingan denganmu, rasanya akan enggan ia menjauh darimu.

Betapa bahagianya para suami yang memiliki istri yang qana’ah. Para istri bisa kok memiliki sifat ini asalkan mau berusaha sekuat tenaga dan berdo’a kepada Allah semata.

Ya, Allah janganlah kau jadikan dunia sebagai satu-satunya keinginan utama kami. Aamiin.Wallahu’alam bishawwab.

Note to my self

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s